Penyakit lupa saya memang sudah akut. Rupanya saya bukan hanya sering lupa tentang nama orang, jam pertemuan, dan banyak hal lainnya sehingga suka menuliskannya di hp (tadinya suka menulis di telapak tangan tapi karena saya hobi cuci tangan akhirnya tulisan-tulisan itu sering hilang) dan juga di agenda atau di kertas bungkus rokok. Tetapi saya juga bisa lupa dengan perasaan-perasaan saya sendiri. Saya hampir lupa dengan perasaan yang saya punya beberapa minggu lalu. Saatnya saya harus pergi dari situ, mumpung saya sedang lupa dengan itu. Dan saatnya saya datang ke sini, mumpung saya sedang ingat dengan yang ini. Dan saya akan berusaha mengingat yang ini, tanpa perlu menulisnya di hp, tanpa perlu mencatatnya di agenda. Hanya karena dia di sini dan saya akan terus ingat. Karena penyakit lupa saya sudah begitu akut.
No comments:
Post a Comment