Minggu lalu saya cabut gigi, tepatnya: operasi gigi, supaya menimbulkan kesan seram :-). selama 3 minggu terakhir saya ke dokter gigi. Sebuah pengalaman yang menyenangkan. Mungkin karena saya jadi agak melarikan diri dari rutinitas hidup saya. Habis dari dokter gigi makan nasi goreng pinggir jalan campur asap knalpot dan segala kejorokan udara jakarta :-). Something that I hadn't done so long. Tentu saja saya masih makan di pinggir jalan dan nggak happy makan di restoran, tapi makan nasi goreng tek tek yang cuma pakai telor dan msg dan yang abangnya menyediakan bangku plastik di depan klinik kan beda! :-) Kalau Frank tahu sih dia akan protes :-) Alasan pencernaan saya yang sering kena "bug" pasti akan muncul. Pulang dari klinik naik bis kopaja P20 ke depan Menim dan terus jalan ke dalam. Sudah setahun saya nggak naik bis lagi karena tinggal di Puri Casablanca yang tanggung. Saya jadi berpikir mau naik bis lagi setiap hari seperti dulu. Toh saya sudah tidak sanggup menghadapi stress nyetir di jakarta yang terlalu macet. Taxi's ok, tapi saya jadi merasa saya punya gaya hidup yang terlalu berlebihan karena ke mana-mana naik taxi. Sempat terpikir juga untuk naik sepeda, karena saya suka main sepeda. Tapi dua-duanya belum terlaksana karena saya mungkin terlalu manja :-)
Kembali ke soal cabut gigi, eh operasi gigi. Operasi gigi membuat ulang tahun saya menjadi ulang tahun terburuk, sakit yang mengganggu dan obat yang membuat ngantuk luar biasa sehingga kehilangan momen kumpul sama mama-papa, ditambah dengan kawan-kawan lama yang mulai melupakan diriku dan tenggat waktu assessment DRSP. Ah, buruk banget. Akhirnya saya tadi tidak tahan dan minta drg. Dewi yang baik dan cantik untuk memberikan saya pain killer. Saya memang manja! :-)
[Ini iseng aja karena jenuh bikin laporan]
No comments:
Post a Comment