Wednesday, March 05, 2008

Inggris

Waktu pesawat saya mulai mendarat di Heathrow, tiba-tiba saya merasa romantik. Enam tahun yang lalu saya meninggalkan heathrow dengan setitik air mata. Air mata untuk kebahagiaan karena kerinduan yang tak tertahan, untuk penyesalan yang luar biasa karena nenek meninggal selagi saya ada di sini, dan untuk kesedihan karena meninggalkan hidup yang indah dan kawan-kawan yang luar biasa. Tapi tentu saja tahu saya akan kembali, London, mana mungkin saya tidak ke sana lagi?

Tapi ternyata enam tahun saya tidak bisa ke sana. Enam tahun! Bayangkan. Baru sekarang.

Lalu dalam perjalanan ke Gatwick, saya melihat rumah-rumah batu tua, domba-domba, english pubs, pathways di desa-desa. I was waxing lyrical. Well perhaps I over romanticised this place, but suddenly I realised that I should have looked for school here. No, not the states, it’s britain. And perhaps I should even live here. To me this a place of myriad of links and things and memories. It’s about flat 4, about warwick, about barbecue at essex, about the gank staying at my tiny room, about a and about a.

No comments: