Saturday, August 09, 2008

N

Apa bedanya “PEMIMPIN” dan “PEMIMPI”?

Sebuah huruf: N.

Namun barangkali sebenarnya keduanya tidak berbeda. Pemimpin adalah pemimpi yang mengajak orang-orang lain bermimpi sama dan berupaya mewujudkannya. Pemimpin bisa membuat para orang-orang menjadi pemimpi-pemimpi dengan mimpi yang sama dan bekerja untuk mewujudkan mimpi itu. Dan pemimpi bisa menjadi pemimpin bila ia bergerak dan bisa mengelola impian menjadi kenyataan.

Kita tidak perlu bicara soal pemimpin “besar” seperti Sukarno, Ketua Mao, Sultan Agung. Pemimpin buat saya adalah orang yang bisa membuat orang-orang bergerak mencapai tujuan tertentu. Siapapun dia. Bisa ketua kelas, ketua acara tujuhbelasan, ketua panitia, pemimpin rapat keluarga, sampai pemimpin besar revolusi. Dan metode dan strategi adalah soal lain. Dia bisa partisipatif, bisa diktator, bisa menindas, bisa memberdayakan, bisa lemah, bisa kuat. Tapi pemimpin adalah pemimpi dengan huruf n. Mungkin n untuk “nekad”, tetapi bukan “naif”. Bisa juga n untuk “niat”, tetapi bukan “nafsu”.

Tetapi pemimpi belaka tidak akan bisa menjadi pemimpin. Saya punya teman yang saya rasa semakin lama sepertinya semakin menjadi pemimpi. Tanpa n. Dia pergi ke arah yang sangat bertolak belakang dengan saya. Namun mungkin dia memang memilih untuk tidak menjadi pemimpin. Atau memilih untuk menjadi pemimpin bagi keluarganya atau dirinya sendiri. Apapun, saya tidak ingin mempertanyakan. Karena semua orang punya pilihannya masing-masing, saya selalu percaya itu. Yang saya kuatirkan, dia tenggelam dalam impiannya. Pemimpi yang tenggelam dalam impiannya persis seperti orang yang tenggelam di laut. Lama-lama dia akan mati.

Dan barangkali saya juga tengah menjadi seorang pemimpi. Tanpa n. Dan saya merasa hampir mati.

2 comments:

Unknown said...

gak bisa mimpin kalo gak bisa mimpi.

Bivitri Susanti said...

setuju say. Makanya. Eh, sorry haven't made any comment on you blog, pelaku sebaiknya nggak kasih2 comment lah :-P